Lagi kangen bikin puisi nih. Teringat masa-masa SMA dulu ketika masih rajin menulis bait-bait puisi ketika sedang bosan akan pelajaran di kelas..
Tanda Tanya (?)
Secercah harap sempat menelusup di sudut hariku..
Terasa indah..
Hangat..
dan menyenangkan.
Membuatku lupa akan genangan air mata
yang dulu sempat menutupi penglihatanku..
Keindahan itu begitu nyata
Hingga ku tak sempat terpikir akan kefanaannya..
Tak kusangka, ketika harapku semakin dekat
Kuingin rengkuh hadirnya lebih erat..
Asa yang tadinya sudah tergenggam, perlahan melayang
Tertiup angin
Bagaikan daun-daun di musim gugur
yang tidak memiliki pendirian akan kemana ia perginya..
Rasa yang sempat menyala
Perlahan-lahan padam
Bagaikan pelita kehabisan jelantah
Manusia kehilangan nafasnya
Burung yang terluka sayapnya
Tak sanggup mengepak, padahal asa sudah terlalu jauh...
Melampaui jangkauan matanya..
Hati ini terluka..
Luka tak tembus pandang
Tergorespun tidak, berdarahpun tidak
Tapi sakitnya menjalari
Siapa yang bisa terka
Siapa yang bisa tau
Jika hanya bisu
lalu kau pergi menghilang
Dan meninggalkan sebuah tanda,
Tanda tanya (?)
Mungkinkah?
Wajarkah?
Pantaskah?
Untuk mengucapkan Selamat Berpisah
Sebelum engkau sempat singgah
Dan meninggalkan kenangan indah
dalam hidupku?
Tertanda,
Seseorang yang Menganggapmu Istimewa
Hmm.. rasanya kurang menyayat-nyayat ya? Next try deh.. Untuk sekarang ini dulu ya :)