Jumat, 28 Januari 2011

Rakor, Oh Rakor...

Pekan kemarin kantorku mengadakan rakor yang baru selesai kemarin siang. Rakor pertama skupnya kecil-kecilan dengan peserta sekitar 80 orang. Rakor kedua, tanpa jeda dari rakor pertama, mengumpulkan sekitar 500 orang peserta dari seluruh Indonesia dan saya kebetulan dilibatkan sebagai salah satu panitia di kedua rakor tersebut. Hampir satu minggu ini saya hampir tidak menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Justru saya sendiri yang hampir terbenam di dalam pekerjaan. Menghadapinya sedari pagi hingga pagi lagi, kurang tidur. Herannya, ketika pekerjaan tersebut berhasil, justru rasa lelah tergantikan oleh rasa puas dan senang. Begitulah rasanya.

Kalo kantor saya punya jargon "Banyak Pohon Banyak Manfaat", saya punya slogan "Banyak Kawan Banyak Manfaat". Bagaimana tidak, sebagai panitia, tugas saya bisa dibilang tidak ringan. Tidak perlulah saya uraikan disini, tapi alhamdulillah saya merasa teman-teman saya selalu ada disana untuk membantu. Ada Ratih dan Sylva yang membantu saya di bagian administrasi, ada Pak Agus, mantan atasan saya yang selalu memberi saya motivasi dan saran-saran penting, ada Aris temen begadang bareng, ada Bambang yang anter kita pulang, ada Pak Anselmo, peserta dari Manado yang membantu saya menghubungi peserta-peserta lainnya, ada Bu Yana, Mbak Ajeng dan Mas Adit, rekan-rekan dari instansi pendamping (DJKN) yang senantiasa membantu saat saya kesulitan mengolah data. Belum lagi Pak Jujun, Pak Ipul, Pak Yanto dari Biro Keuangan yang selalu memberi semangat dan motivasi. Ada juga Pak Yuli, Mbak Vidi, dan Mbak Resty yang tetep menyemangati ketika laptop saya ngehang.. Ah, kalo disebutin semua bisa panjang ceritanya..

Saya sadar, kemarin bisa dibilang keteteran, karena saya baru saja pulang dari Jayapura dan langsung mengerjakan tugas ini tanpa banyak persiapan. Belum lagi begitu banyak Berita Acarayang harus diverifikasi dan ditandatangan. Tapi Tuhan sudah men-setting sedemikian rupa sehingga saya bisa tetap tenang bekerja dengan support dari orang-orang disekeliling saya.

Tambah riang hati ini pada saat penutupan sempat bertemu dengan teman-teman lama, teman kuliah, teman diklat, yang kebetulan penempatan di luar kota (yang jarang-jarang kita bisa ketemu). Disana mereka juga menjadi peserta rakor. Rakor kemarin memang ajang silaturahmi yang baik dan benar-benar tidak terlupakan. Menegangkan, tapi juga menyenangkan.

Gak sabar pengen rakor lagi di Bali...
Amin.. Amin...